Penangkaran Pulau Bulan Jebol Akibat Curah Hujan, Buaya Berukuran Besar Dikabarkan Lepas Penangkaran Pulau Bulan Jebol Akibat Curah Hujan, Buaya Berukuran Besar Dikabarkan Lepas

Penangkaran Pulau Bulan Jebol Akibat Curah Hujan, Buaya Berukuran Besar Dikabarkan Lepas

Ilustrasi buaya berukuran besar. (Foto : dok/ist)

SMSNEWS.id | Batam - Lima ekor buaya dengan berukuran besar dikabarkan lepas dari dalam lokasi penangkaran yang ada di Pulau Bulan, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Sebagimana dilansir JejakSiber.com, Senin (13/1/25), Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan memaparkan, penyebab kaburnya 5 (lima) ekor binatang buas ini dikarenakan volume debit air di lokasi penangkaran tersebut mengalami peningkatan yang cukup drastis setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir berturut-turut.

"Larinya lima ekor buaya tesebut dikarenakan curah hujan deras selama 3 hari membuat air di penangkaran tinggi," kata Iptu Adyanto Syofyan.

Lanjut Iptu Adyanto Syofyan, "Lima ekor buaya masing-masing berukuran sekitar 3 meter kabur dan saat ini bersama warga masih dilakukan upaya pencarian," ujar Kapolsek Bulang.

Untuk menghindari ancaman yang mungkin bisa terjadi akibat lepasnya lima ekor buaya besar tersebut, masyarakat Kota Batam, khususnya para nelayan dihimbau untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas, terutama yang berada di sekitar perairan.

Diketahui, penangkaran buaya yang berada di Pulau Bulan, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau itu dikelola oleh PT Perkasa Jagat Kurnia (PJK) milik Lim Sie Liong yang merupakan salah satu pengusaha asal Singapura yang juga pemilik Salim Grup.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Perkasa Jagat Kurnia selaku pemilik penangkaran. Media ini terus berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai langkah yang akan diambil untuk menangani kejadian tersebut dan memastikan keselamatan warga di sekitar Pulau Bulan hingga ke Kota Batam. (Red)

Editor : John

Lebih baru Lebih lama